Hankam

Hankam

Jalur Alternatif Menuju Wisata Pemancingan Cacaban.

Penujah - Bagi sebagian orang, desa Penujah tidak asing lagi bagi mereka yang hobi mancing. Lokasi yang sangat strategis memudahkan para mancingmania memilih desa Penujah sebagai opsi untuk mempercepat akses ke obyek wisata waduk Cacaban untuk menyalurkan hasrat mancingnya. Sebagian besar mancingmania yang singgah ke desa Penujah adalah para mancingmania dari desa Moga, Randu Dongkal serta wilayah kecamatan Jatinegara seperti desa Cerih, Lebakwangi, Taman sari, Padasari dan Padareka.

Untuk mencapai tujuan, mancingmania biasanya menggunakan kendaraan pribadi dari tempat asalnya seperti motor, mobil pribadi bahkan mobil pick-up yang disewa. Begitu kendaraan mereka sampai diwilayah desa Penujah, mungkin karena sudah terbiasa kendaraan mereka langsung menuju tempat parkir langganan yang dijaga oleh pemuda yang dikelola oleh Organisasi Karang Taruna setempat. Dihari biasa, kendaraan yang parkir di lahan parkiran desa Penujah mungkin bisa dihitung dengan jari tangan tapi begitu memasuki hari minggu atau libur maka lahan parkiran yang tersedia penuh bahkan kadang kekurangan tempat parkir. Tarif parkirnya juga sangat bersahabat, sekali bayar flat untuk sehari.

Begitu mancingmania selesai memarkirkan kendaraanya, mereka hanya butuh berjalan kaki beberapa menit untuk menjangkau akses pemancingan di Obyek Wisata Waduk Cacaban dengan menyusuri sungai/kali Menyawak sebagai salah satu sungai yang menyumbangkan debit airnya ke Waduk Cacaban.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jalur Alternatif Menuju Wisata Pemancingan Cacaban."

Posting Komentar