Pemerintah Desa Luragunglandeuh Nyatakan 'Perang Terhadap Sampah' - RADARDESA

Minggu, 20 November 2016

Pemerintah Desa Luragunglandeuh Nyatakan 'Perang Terhadap Sampah'

15101822_1889257661296414_1719498163_o


Radardesa-Luragung,
Pemerintah Desa Luragunglandeuh Kabupaten Kuningan secara tegas bersikap menyatakan 'Perang terhadap Sampah'.  Itu dibuktikan, mereka sedang berkonsentrasi melaksanakan program pengendalian dan pengelolaan sampah terpadu. Indikatornya nampak melalui kegiatan pembangunan sarana pengolahan sampah yang berlokasi di Dusun Manis desa setempat. Tapatnya disisi jalur jalan baru menuju perbatasan desa tetangga Sindangsuka.
Satu hal lainnya, pada Minggu (20/11) ini, rombongan pemerintah desa beserta sejumlah anggota BPD, LPM dan Karang Taruna melakukan study banding ke desa Banyuraden Sleman yang terlebih dulu dikenal sukses menjalankan program serupa itu di wilayah Yogyakarta Jawa Tengah.
Ketika ditemui radardesa sesaat menjelang keberangkatan rombongan study banding itu, Kepala Desa Luragunglandeuh, Uga Nugraha membenarkan jika pihaknya belakangan ini tengah berkonsentrasi menata program pengelolaan sampah terpadu."Kami bekerjasama dengan Kelompok Swadaya Masyarakat Pemuda Pemudi Peduli Lingkungan (P3L) dalam menghadapi program ini,"ucapnya.
Menurutnya, Kelompok P3L ini merupakan nafas semangat yang dimiliki Karang Taruna Sub Unit Dusun Manis Desa Luragunglandeuh. Keberadaan mereka memberi kontribusi luar biasa terhadap proses kelangsungan pembangunan di desa."Kami atas nama pemerintah desa berterima kasih dan mengapresiasi peran aktif rekan muda di Dusun Manis ini memberikan karya nyata bagi pemerintah desa dan masyarakat lingkungan sekitar,"ungkap Uga.
Dia menjelaskan, dewasa ini sampah merupakan persoalan yang dari waktu ke waktu menjadi sorotan. Terlebih lagi kata Uga, pada saat terjadinya musim hujan masalah sampah menjadi hal yang cukup mengganggu lingkungan."Lingkungan akan kotor, menimbulkan bau tidak sedap dan tentu mengancam kesehatan warga,"tandasnya.
Sehubungan itu, pihaknya merasa sangat bersyukur ajuan untuk mendapatkan sarana pengendalian serta pengelolaan sampah terpadu akhirnya menjelang akhir tahun anggaran 2016 dikabulkan pemerintah pusat."Pemerintah pusat merespon ajuan kita dan meralisasikannya melalui pembangunan TPS 3R dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melewati Direktorat Jendral (Dirjen) Cipta Karya,"terangnya.
Dia merinci, kegiatan pembangunan sarana TPS 3R dimaksud mendapat kucuran dana dari APBN senilai Rp. 550 juta."Dananya dikawal dan diejawantahkan pihak Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Sistem Penyehatan Pemukiman Jawa Barat yang berkedudukan di Dusun Pahing RT 03/ RW 03 Desa Luragunglandeuh, dengan teknis kegiatan secara swakelola memberdayakan masyarakat setempat"tegasnya.
Menambahkan hal itu, Uga juga menyampaikan terima kasih terhadap pemerintah daerah khususnya yang menjadi leading sektor program dimaksud. Sejak program ini dalam masa pengajuan sampai kemudian teralisasi sambung Uga,  pihaknya terus mendapat support serta bimbingan, diantaranya dari  BPLHD Kabupaten Kuningan, dari pihak legislatif, Didi Hapahriadi dan dari seluruh pemangku kepentingan khususnya Bupati Kuningan, H.Acep Purnama.
Sementara itu pada tempat terpisah, Ketua Pengelola KSM P3L setempat, Ana Mardiana menyampaikan kesiapannya untuk menerima dan menjalankan program tersebut."Ini merupakan kepercayaan dari pemerintah dan akan kita kelola dengan sebaik-baiknya,"ucap Ana.
Pihaknya mengakui, lahirnya inisiatif menyampaikan pengajuan program pengelolaan sampah terhadap pemerintah adalah berangkat dari hasil evaluasi bersama mengenai masalah sampah di Desa Luragunglandeuh."Desa kita ini mempunyai konsumsi sampah cukup besar dalam setiap harinya, bersumber dari sampah rumah tangga, sampah kiriman dari luar dan yang berasal dari pasar,"terangnya.
Dengan kondisi tersebut lanjut Ana, sampah di desanya berpeluang menimbulkan terjadinya konflik sosial jika tidak segera diatasi."Mulai dari situ kami berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa dan ternyata mendapat respon positif dari kepala desa,"paparnya.
Selanjutnya Dia berharap, program yang akan dijalankannya itu bisa ditempuh dengan lancar serta mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat."Kami juga ingin pemerintah daerah terus turut mengawal serta mensupport operasional kegiatan ini,"kata Ana sambil tersenyum.
Sementara itu, Camat Luragung, Beni Prihayatno saat dihubungi melalui telepon selulernya menyambut positif turunnya program yang diterima warga Desa Luragunglandeuh. Dia berharap program ini dapat terus menular ke desa- desa lainnya."Hal ini juga menjadi pembuktian bahwa rekan generasi muda merupakan asset yang bisa memberi kontribusi bagi pembangunan desa,"pungkasnya. * nacep suryaman.


15152363_1890051614550352_164073801_o15126243_1890051587883688_469585101_o 15133863_1890049087883938_740176189_o15135537_1890050054550508_1790774199_n 15145131_1890051627883684_1562752725_oimg-20161030-wa0015


img-20161030-wa0014 img-20161030-wa0021



Tidak ada komentar:

Posting Komentar