Hankam

Hankam

Louncing Brebes Kawal Wong Meteng

Brebes, Upaya untuk menekan terjadinya kembali kasus kematian ibu melahirkan dan anak baru lahir di wilayah Kabupaten Brebes, Bupati beserta kepala Dinas Kesehatan melaunching gerakan Brebes Kawal Wong Meteng. Acara yang dilaksanakan di Grand Dian Hotel. Kamis (30/11/2017)

Hadiri dalam kegiatan Forkompimda, Staf Ahli Bupati bidang SDM, Seluruh kepala SKPD atau yang mewakili, Camat, kepala desa, Kepala Puskesmas, Bidan, Pendamping serta aktifis penggiat kesehatan.

Dalam kegiatan acara tersebut Bupati Brebes Idza Priyanti, SE., MH membacakan Ikrar gerakan ‘Brebes Kawal Wong Meteng’ yang di ikuti oleh seluruh peserta yang hadir.

Isi ikrar tersebut terdapat 10 cara yang harus dilakukan untuk mendampingi ibu hamil di sekitar masing masing, yaitu:

  1. melapor pada bidan jika ada ibu hamil baru, memotivasi ibu hamil, suami dan keluarganya agar ibu hamil melakukan pemeriksaan rutin tepat waktu.

  2. membantu pelaksanaan program persalinan dan pencegahan komplikasi

  3. mengantar ibu hamil untuk periksa ke petugas

  4. melakukan pemantauan perkembangan kondisi ibu hamil

  5. memotivasi agar mau dirujuk jika perlu rujukan

  6. melakukan konseling sesuai pesan di buku KIA

  7. memantau kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet tambah darah

  8. memotivasi untuk melakukan program KB setelah melahirkan

  9. mengantar ibu hamil bersalin di fasilitas kesehatan dan

  10. memantau ibu nifas dan bayi baru lahir.


Usai pembacaan ikrar, Bupati Brebes Idza Priyanti, SE., MH menambahkan  jika seluruh komponen terlibat dalam program ini akan dipastikan jumlah kematian Ibu hamil dan anak baru lahir di Brebes. dapat ditekan bahkan dicegah.hingga 0% sesuai harapan kita bersama, karena sampai dengan November 2017 sudah 30 orang meninggal dan 300 bayi meninggal dari kurun waktu Januari sampai dengan November 2017.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Dr. Sri Gunadi Parwoko mengatakan gerakan ‘Brebes Kawal Wong Meteng’ dilaksanakan untuk mengajak semua lapisan masyarakat ikut terlibat didalam pencegahan terjadinya kasus kematian Ibu hamil dan anak baru lahir.

“Dengan keterlibatan semua lapisan masyarakat maka Ibu hamil yang ada di brebes dapat terawasi, terkontrol dan terbantu semuanya,” kata Gunadi.

“Sehingga keterlambatan penanganan yang dibutuhkan Ibu Hamil dapat dicegah oleh pertolongan dan penanganan orang disekitar para Ibu Hamil tersebut,” pungkas Gunadi.  (Pendim 0713/Brebes).

 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Louncing Brebes Kawal Wong Meteng"

Posting Komentar