Kontraktor Ramai – Ramai Terjun Kedunia Politik - RADARDESA

BREAKING

Sabtu, 26 Mei 2018

Kontraktor Ramai – Ramai Terjun Kedunia Politik




Slawi. Radardesa.com. Sejumlah kontraktor di Kabupaten Tegal ramai - ramai terjun ke dunia politik. Sebut saja nama Memet Said, KRT Rosa Mulya Aji yang memilih bergabung ke partai berkuasa yakni,  PDI Perjuangan. Disusul nama: Musyadi Dewa Firmansyah, Ery Siswanto, dan Teguh Widodo tiga figur ini lebih memilih Partai Berkarya besutan Tommy Soeharto.  Dan lebih awal mendahului Masfui Masduki yang sekarang duduk sebagai anggota DPRD Fraksi Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah. Menurut Memet Said ini merupakan fenomena sosial yang terjadi dalam masyarakat berkaitan dengan peristiwa politik.

Dalam hal ini Memet Said melihat, suatu peristiwa dalam politik yang hangat terjadi didunia perpolitikan tanah air jelang pelaksanaan pemilihan legislatif atau Pileg tentunya banyak orang yang ingin berkiprah didunia politik tersebut. “ Ketika rekan - rekan kontraktor  terjun dalam dunia perpolitikan itu suatu hal yang lumrah dan wajar.” ujar Memet

Hal ini tentunya menunjukan perpolitikan penuh berwarna-warni, ini merupakan suatu peristiwa sosial yang membuka mata publik tentang hal terebut. Politik memang dipandang sebagai suatu instrument untuk memperoleh serta mempertahankan kekuasaan yang mempengaruhi banyak  publik.
Dikatakan setiap individu memiliki hak politik termasuk didalamnya hak dicalonkan dan mencalonkan diri menjadi wakil rakyat dengan niatan mengisi pembangunan disegala bidang dan aspek kehidupan bermasyarakatan lainnya. 


Fenomena para kontraktor terjun ke politik saat ini memang sedang maraknya. Keberhasilan   kontraktor H. Masfui Masduki yang  sukses terpilih menjadi anggota DPRD Fraksi Partai Golkar Jawa Tengah, bisa saja menjadi inspirasi bagi kontraktor lainnya.

Tentunya fenomena ini semakin mengukuhkan telah datangnya suatu era baru dalam demokrasi  sekarang ini. “Kalaupun rekan – rekan kontraktor bermaksud turut mengisi pembangunan dengan mengabdikan diri menjadi wakil rakyat, bupati, walikota, gubernur atau bahkan sampai kursi tingkat presiden. Didalam ranah dunia perpolitikan sesungguhnya merupakan sesuatu yang sah – sah saja.” ungkapnya.  (Dasuki)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar