Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Candi dan persiapan Pengamanan sidang perselisihan hasil Pemilu 2019 dilaksanakan di Kodim 0712/Tegal - RADARDESA

Kamis, 13 Juni 2019

Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Candi dan persiapan Pengamanan sidang perselisihan hasil Pemilu 2019 dilaksanakan di Kodim 0712/Tegal

Tegal - Bertempat di Lapangan Upacara Kodim 0712/Tegal Jl Raya Pagongan Tegal dilaksanakan Apel Konsolidasi berakirnya Operasi Ketupat Candi 2019 dan dalam rangka perisapan Pengamanan sidang perselisihan hasil Pemilu 2019, dengan pimpinan apel Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Richard Arnold Yeheskiel Sangari. SE.MM yang didampingi Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto SIK.MH dan Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rodiyah. Kamis (13/06)


Selain Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie B.Sc hadir juga diantaranya Kasi Bantek Sat Radar 214/Tegal Kapten Lek Yusuf Sismadi, Pasi program Lanal Tegal Kapten Laut (S) Agus Purnomo, Ketua Pengadilan Negeri Kab Tegal Srutopo Mulyono S.H, Ketua Pengadilan Negeri Kota Tegal DJoni Witanto SH MH, Ketua Pengadilan Agama Kota Tegal Drs H Udin Najmudin MH, Kadishub Kota Tegal Erfiyanto dan Pjs Danki A Yon Zipur 4/TK Lettu Czi Karyono.
Pada sambutannya Kapolda jateng Inspektur Jendral Dr H. Rycko Amelza Dahniel M, yang dibacakan oleh Pimpinan Apel menyatakan bahwa apel pada hari ini merupakan bagian dari proses manajerial yang penting untuk dilakukan dalam rangka berakhirnya kegiatan operasi ketupat Candi 2019 dan persiapan pengamanan sidang perselisihan hasil pemilu umum.
Mengevaluasi kegiatan operasi ketupat Candi 2019, dijelaskan bahwa  kejadian laka mengalami kenaikan sebesar 7% dari 32 4 kejadian pada operasi ketupat Candi tahun 2018 menjadi 348 kejadian pada operasi ketupat Candi tahun 2019, tingkat fasilitas juga mengalami kenaikan di mana korban meninggal dunia naik  Dari 12 orang tahun 2018 menjadi 40 orang tahun 2019 ,Luka berat turun dari 25 orang tahun 18 menjadi 21 orang tahun 2019 ,luka ringan naik 66% dari 43 orang tahun 2018 menjadi 456 orang tahun 2019, Sedangkan untuk pelanggaran lalu lintas telah terjadi tilang naik 24% dari 3703 tahun 2018 menjadi 4582 tahun 2019, dan teguran naik 17% dari 18 105 tahun 2018 menjadi 2 1 1 5 1 tahun 2019.
Menjelang dilaksanakan sidang permohonan perselisihan hasil pemilu umum di Mahkamah Konstitusi tahun 2019 akan dilaksanakan perdana tanggal 14 Juni 2019 Polda Jateng bersama TNI dan instansi terkait siap mengamankan rangkaian proses sidang perselisihan hasil Pemilu ini merupakan rangkaian dari Pengamanan pemilu serentak 2019.
“Saya berpesan persiapkan diri kalian dengan baik jaga kesehatan antisipasi ancaman teror dan potensi konflik sosial persiapan renpam clothing personil dan sarana prasarana yang dibutuhkan dengan baik Berikan yang jelas kepada anggota dan lakukan pengamatan terhadap anggota yang bertugas”, tegasnya.
Diharapkan semua pihak baik TNI - POLRI, penyelenggara pemilu dan semua pihak bergerak kompak agar rangkaian Pemilu berjalan damai, “Kunci keberhasilan keamanan adalah soliditas dan sinergitas TNI Polri, karena  TNI Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa sinergitas dan dukungan instansi terkait dan seluruh lapisan masyarakat. Kita harapkan nuansa yang sudah harmonis selama ini tetap terjaga sehingga kita saling mengisi dalam menjaga Kamtibmas. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung TNI dan Polri serta instansi terkait yang terlibat dalam setiap pengamanan sehingga situasi wilayah Jawa Tengah tetap aman dan kondusif”, pungkasnya.
Kegiatan Apel Konsolidasi  Operasi Ketupat Candi 2019  selesai acara di lanjutkan Panggung Prajurit dan Halal bihalal  TNI Polri dan ASN Jajaran Garnisun Kodim 0712/Tegal. (ats)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar