Mimpi Kalimah, Janda Tak Mampu Asal Bumiayu Brebes Miliki Rumah Pasca Ambruk Akhirnya Terwujud - RADARDESA

BREAKING

Kamis, 26 September 2019

Mimpi Kalimah, Janda Tak Mampu Asal Bumiayu Brebes Miliki Rumah Pasca Ambruk Akhirnya Terwujud


Brebes, Radardesa.com – Pekerjaan rekonstruksi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Kalimah (65), janda asal Dukuh Purbanalan RT. 02 RW. 04, Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, rampung 100 persen.

Bakti sosial lanjutan yang dilakukan Kodim 0713 Brebes melalui Koramil 08 Bumiayu bersama masyarakat setempat, berhasil menyelesaikan finishing rumah yang berukuran 8 x 5 meter, dengan pekerjaan meliputi pengacian dinding, pengecatan (dinding, kusen pintu dan jendela), pemasangan lantai keramik 40 x 40 centimeter, serta pemasangan plafon dari kalsiboard.


“Akhirnya pekerjaan yang dimulai tanggal 18 September, mulai dari pembongkaran rumah yang ambruk, telah selesai hari ini,” ucap Bati Tuud Koramil Bumiayu, Serma Bambang. Rabu (25/9/2019).

Dijelaskannya juga, bedah rumah tersebut dalam rangka bakti TNI menyambut HUT TNI ke-74, 5 Oktober 2019 dan HUT Kodam IV Diponegoro ke-69.

“Dinding rumah sudah dicat dua warna sesuai dengan keinginan Bu Kalimah. Bagi rekan-rekan masyarakat atau pihak lainnya yang ingin membantu perabotan rumah, silahkan bisa datang langsung ke Dukuh Purbanalan, RT. 02 RW. 04, Desa Jatisawit, tempat Bu Kalimah,” ajaknya.

Mewakili Kalimah, anak ketiganya yaitu Leni (50), yang juga merupakan istri Suwarno (55), kepala tukang masyarakat, mengucapkan terima kasih atas perjuangan seluruh pihak yang telah membantu membangun rumah ibunya, pasca ambruk (18/6) karena lapuk.

Untuk diketahui, Kalimah tinggal seorang diri dan hanya bergantung hidup kepada anak dan menantunya tersebut. Pembangunan sebelumnya, menggunakan bantuan swadaya masyarakat, dana RTLH desa, bantuan Muspika, Puskesmas Bumiayu serta swasta perorangan.

Sementara Kepala Desa, Sukarto, S.Pd (63), menyatakan bahwa pihaknya telah mencantumkan nama Kalimah ke dalam BDT (Basis Data Terpadu) desa untuk mendapatkan PKH. (Aan/Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar