Pembukaan Sarasehan Penanganan Darurat Bencana dihadiri Pasiops Kodim Tegal - RADARDESA

BREAKING

Rabu, 30 Oktober 2019

Pembukaan Sarasehan Penanganan Darurat Bencana dihadiri Pasiops Kodim Tegal

Tegal – Pasi Ops Kodim 0712/Tegal Kapten Inf Irwan dan Bati Tuud Koramil 21/TS Pelda Sutriman yang mewakili Danramil 21/Tegal Selatan menghadiri Undangan Pembukaan Sarasehan Pananganan Darurat Bencana di Pendopo Ki Gede Sebayu Komplek Balikota Tegal Jl. Ki gede Sebayu Kel. Mangkukusuman Kec. Tegal Timur Kota Tegal. Selasa (29/10)

Sarasehan Pananganan Darurat Bencana kali ini mengambil tema "Kegiatan Peningkatan, Pengembangan Kapasitas Penanganan Darurat Bagi Pemangku Kepentingan dan Generasi Muda", dan diselenggarakan oleh BPBD Provinsi Jawa Tengah.
Selain Pasiops dan Batituud hadir juga Walikota Tegal H. Dedy Yon Supriyono, SE, MM, Plt. Kabid Penanganan darurat BPBD Prov. Jateng Drs. Purwito, Danlanal Tegal Letkol Mar Ridwan Azis, Mtr. Hanla CHRMP, Kasat Sabhara Polres Tegal Kota AKP Nasoir, Kepala BPBD Kota Tegal Andri Yudi Setiawan, Analis dan Prakirawan BMKG Tegal Hendy Andriyanto, Camat dan Lurah se Kota Tegal, Para Babinsa dan Bhabin Kamtibmas se Kota Tegal serta Para Relawan dan organisasi peduli bencana.
Dalam sambutannya Kalakhar BPBD Prov Jateng yang disampaikan oleh Plt Kabid Penanganan darurat BPBD Prov. Jateng menyampaikan bahwa dasar dari kegiatan tersebut adalah UU No. 24 Tahun 2007 tentang kebencanaan,  “Jateng adalah supermarketnya bencana dan tidak menutup kemungkinan bencana bisa terjadi di Kota Tegal”, ujarnya.
“Kami berharap wilayah Kota Tegal, aparat terkait mulai dari tingkat kelurahan selalu siaga agar terhindar dari bencana. Masih banyak masyarakat memandang bencana dengan sebelah mata untuk itu masyarakat harus diberi bekal sehingga dalam mengatasi bencana masyarakat sudah biasa”, jelas Purwito.
Senada dengan hal tersebut, Walikota Tegal juga mengatakan akan pentingnya kegiatan tersebut karena Kota Tegal merupakan salah satu daerah di Provinsi Jawa Tengah yang rentan bencana banjir, rob angin dan kebakaran. “Akhir bulan Oktober ini adalah musim pancaroba dengan cuaca yang sangat ekstrim dan musim penghujan. Kita semua perlu siap siaga dalam menghadapi peralihan musim ini khususnya pada saat memasuki musim penghujan. Untuk itu seluruh elemen BPBD dan stakeholder terkait di Kota Tegal termasuk unsur TNI Polri, dituntut untuk siap siaga menghadapi dan menanggulangi bila terjadi bencana”, ungkapnya. (ats)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar