Skema pengamanan disampaikan Dandim saat monitoring ke TPS Rawan, bersama Bupati dan Kapolres Tegal - RADARDESA

BREAKING

Kamis, 21 November 2019

Skema pengamanan disampaikan Dandim saat monitoring ke TPS Rawan, bersama Bupati dan Kapolres Tegal

Lebaksiu - Bupati Tegal Umi Azizah monitoring ke beberapa Tempat Pemungutan Suara atau TPS saat Pilkades Gelombang III berlangsung. Salah satunya ke TPS yang termasuk dalam zona rawan, yaitu TPS Yamansari Kecamatan Lebaksiu yang memiliki 9.324 DPT. Dalam monitoring ini, Umi didampingi oleh Dandim 0712/ Tegal Richard Arnold YS serta Kapolres Tegal Dwi Agus Prianto pada Rabu (20/11) pagi.

"Alhamdulillah setelah kami pantau semuanya berjalan aman, lancar, terkendali dan kondusif. Karena dari Pemkab sendiri sudah melakukan upaya yaitu membekali para panitia secara lengkap melalui Dispermades," kata Umi.
Umi juga menambahkan bahwa Pilkades gelombang tiga ini merupakan hasil evaluasi Pilkades pertama dan kedua. Sehingga kendala-kendala yang dihadapi pada Pilkades pertama dan kedua dapat diantisipasi dan harapannya tidak akan terjadi pada Pilkades ketiga ini. "Kalah menang itu harus legawa. Kontestasi itu ada yang menang dan kalah. Siapapun terpilih harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat," paparnya.
Sementara itu, Kapolres Tegal Dwi Agus Prianto mengatakan dari 117 TPS di Kabupaten Tegal terdapat tiga TPS yang masuk dalam zona rawan. Diantaranya adalah Desa Karangmangu Kecamatan Tarub, Desa Yamansari Kecamatan Lebaksiu dan Desa Penusupan Kecamatan Pangkah. Dikatakan Dwi, terdapat beberapa indeks kerawanan yaitu terkait regulasi, kontestasi, aspek partisipasi serta indeks masalah ambang gangguan dan potensi gangguan.
"Ada tidak permasalahan regulasi di masing-masing desa serta ada tidaknya perang urat syaraf antar peserta. Pun dengan aspek partisipasi dari masyarakat yang akan menggunakan hak suaranya, barangkali terdapat isu yang dapat menimbulkan permasalahan," jelasnya.
Terkait skema pengamanan, Dandim 0712/ Tegal Richard Arnold YS menyampaikan di setiap TPS dijaga oleh 5 personil POLRI, 2 TNI dan 13 Linmas. Sedangkan untuk TPS yang rawan dijaga oleh 7 personil POLRI, 2 TNI dan 13 Linmas. "Kita akan kawal terus sampai proses penetapan kepala desa terpilih. Saya beserta Kapolres dan Bupati akan terus berkomunikasi untuk mengantisipasi masalah yang kecil supaya tidak menjadi besar," tuturnya.
Selain monitoring ke TPS Desa Yamansari, Bupati dan Dandim serta Kapolres juga monitoring ke Desa Kambangan dan Desa Balaradin Kecamatan Lebaksiu. Dari pantauan yang dilihat di ketiga desa tersebut, tidak ditemukannya kendala apapun dan pemilihan berjalan dengan lancar. Menurut informasi penghitungan suara akan dilaksanakan mulai pukul 14.00 WIB. (OI/pendim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar