Gebyar Seni Budaya dalam rangka Penguatan Anti Politik Uang dihadiri Danramil 03/SP - RADARDESA

Selasa, 24 Desember 2019

Gebyar Seni Budaya dalam rangka Penguatan Anti Politik Uang dihadiri Danramil 03/SP

Tegal -  Gebyar Seni Budaya dalam rangka Penguatan Anti Politik Uang dengan tema "Tingkatkan Pengawasan Masyarakat dan Penguatan Budaya Anti Politik Uang demi Pemilu yang Bersih dan Bermartabat" di gelar oleh Bawaslu Kota Tegal di lapangan Sumurpanggang Jl. Ki Hajar Dewantara Kelurahan Sumurpanggang Kecamatan Margadana Kota Tegal, Senin (23/12)

Selain Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono, acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kota Tegal Akbar Kusharyanto, Ketua KPU Kota Tegal Elvy Yuniarni, Waka Polres Tegal Kota Kompol Joko Wicaksono mewakili Kapolres, Danramil 03/ Sumurpanggang Dim 0712/Tegal Kapten Cba Nursalim mewakili Dandim, Anggota DPRD Kota Tegal Moh. Muslih mewakili Ketua DPRD, Kapolsek Sumurpanggang Res Tegal Kota Kompol Suwartoyo, Pj. Sekda Kota Tegal Imam Badarudin, Komisioner KPU Kota Tegal, Komisioner Bawaslu Kota Tegal serta Ketua Bawaslu Kabupaten Brebes Wakro.
Dalam sambutannya Ketua Bawaslu Kota Tegal Akbar Kusharyanto menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan untuk mewujudkan Pemilu demokratis dan bermartabat, terutama masyarakat yang menjadi pengawas partisipatif.
“Kegiatan ini merupakan bentuk lain dari tugas dan tanggungjawab kami dalam melakukan pengawasan Pemilu. Selain itu kami ingin mengkolaborasikan sosialisasi pengawasan ini melalui kegiatan ini”, ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama Walikota Tegal berharap agar misi Bawaslu dalam mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pengawasan Pemilu bisa terwujud. “Saya berharap masyarakat Kota Tegal sekarang harus menjadi pemilih yang cerdas, udah tidak boleh ada politik uang. Memasuki perayaan Natal besok, kami berharap agar seluruh ormas keagamaan dapat berpartisipasi untuk mengamankan jalannya perayaan Natal sebagai bentuk toleransi. Kami berharap agar Bawaslu dapat melaporkan kepada pihak yang berwenang apabila ada praktek politik uang maupun hal-hal lain yang merugikan”, paparnya. (ats)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar