Anggota Kodim Tegal Wajib Cek Tensi Darah Sebelum Berolahraga - RADARDESA

BREAKING

Rabu, 15 Januari 2020

Anggota Kodim Tegal Wajib Cek Tensi Darah Sebelum Berolahraga




Tegal - Komandan Kodim (Dandim) 0712/Tegal Letkol Inf Richard Arnold Y.S, SE.M.M mengatakan sebelum melaksanakan kegiatan olahraga terlebih dahulu melaksanakan Sircuit traning dengan melaksanakan pemeriksaan tekanan darah secara rutin.  Hal ini sangatlah penting untuk mencegah terjadinya penyakit atau cedera saat berolah raga. Kita ketahui bahwa angka pada pemeriksaan tekanan darah itu ada 2, yakni angka bagian atas (Sistolik) dan angka bagian bawah (Diastolik).Rabu (15/01/20)

Dandim Tegal menambahkan bahwa Sistolik adalah tekanan dalam bilik jantung saat jantung berkontraksi memompakan darah. Diastolik adalah tekanan dalam bilik jantung saat jantung relaksasi sehabis memompakan darah. Bila kita akan melakukan olah raga berat dan cukup lama, seperti lari, joging, test kesamaptaan, sepak bola dan lainnya terlebih dahulu kita melaksanakan tindakan pengamanan pada kondisi tubuh kita.

Pada saat pemeriksaan apabila tekanan darah didapati tekanan Sistolik diatas 140 mmHg (milimeter air raksa) atau Diastolik diatas 90 mmHg maka sebaiknya tidak mengikuti olah raga  tersebut. Karena hal ini mengandung resiko dimana pada tekanan darah Sistolik sudah tinggi maka pada saat berolah raga berat tekanannya akan menjadi lebih tinggi dan dapat menyebabkan penyakit/ cedera.

Sementara Pasi intel Kodim 0712/Tegal Kapten Inf Supardi menambahkan saat mengambil apel sebelum melaksanakan joging pagi sebelum aktifitas kantor, hal lain yang penting diperiksa adalah denyut nadi sebelum berolah raga. Denyut nadi normal antara 60 – 100 kali per menit.  Bila saat sebelum berolah raga berat denyut nadi lebih dari 100 maka sebaiknya jangan berolah raga berat. Sebab dapat mengakibatkan frekuensi denyut nadi sangat cepat, mencapai 200 kali atau lebih permenit.

Ini adalah usaha jantung untuk mencukupi kebutuhan oksigen otot saat berolah raga. Bila jantung memompa sangat cepat maka efektifitas pompanya jadi tidak optimal, kerja kontraksinya cepat tapi darah yang dipompakan hanya sedikit, ini dapat mengakibatkan kematian mendadak saat berolah raga berat/lama, maka pentingnya tensi darah sebelum olahraga agar dapat mengetahui kondisi sebelum melaksanakan olah raga. (Nrs/Pendimtegal)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar