Bintara Otsus Papua Belajar Jadi Guru Bantu di SDN 1 Kubangsari - RADARDESA

TOP BERITA

Senin, 04 Oktober 2021

Bintara Otsus Papua Belajar Jadi Guru Bantu di SDN 1 Kubangsari


Brebes, Radardesa.com – Bintara Otsus (Otonomi Khusus) Papua, Serda Hermanus Mom, memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada siswa-siswi SDN 1 Kubangsari, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Senin (4/10/2021).

Mereka diajak untuk bernyanyi dan yel-yel, menghafal Pancasila, protocol kesehatan 5M, serta pengenalan singkat tentang budaya, keragaman agama, serta adat istiadat di pedalaman Papua oleh calon Babinsa abituren Kodam XVIII Kasuari yang sedang melaksanakan On Job Training (OJT) di Kodim 0713 Brebes selama 2,5 bulan mulai dari tanggal 6 Agustus-20 Oktober 2021 ini.

Danramil 15 Ketanggungan, Kodim 0713 Brebes, Kapten Arhanud Nediono menerangkan, tujuan pembekalan adalah agar para calon pemimpin bangsa itu cinta tanah air dan bangsanya.

“Tanggung jawab menjaga keutuhan NKRI adalah setiap Warga Negara Indonesia (WNI), oleh karena itu sejak dini harus sudah tertanam jiwa patriotisme atau bela negara,” tegasnya.

Daunah, Kepala Sekolah SDN 1 Kubangsari menyatakan apresiasi atas motivasi belajar dan respek kepada orang tua dan guru, khususnya materi wawasan kebangsaan yang dinilainya akan menambah kedisiplinan para anak didiknya.

Perlu diketahui, di Kodim Brebes ada 6 orang Bintara Otsus yang dititipkan untuk belajar menjadi Babinsa di 6 Koramil, yaitu Serda M. Sahril Sirindi (22) Koramil 03 Wanasari, Serda Eduart Rumbewas (21) di Koramil 04 Tanjung, Serda Nurdin Buatan (23) Koramil 05 Losari, Serda Taswan Suaeri (20) Koramil 07 Bulakamba, Serda Steven Buratehi (21) Koramil 14 Banjarharjo, dan terakhir Serda Hermanus Moom (22) di Koramil 15 Ketanggungan.

Selain ilmu teritorial, mereka mempelajari bagaimana menjadi guru bantu, membina anak-anak pramuka dan karang taruna, pelatihan penanggulangan bencana alam, pelatihan UMKM, belajar pemecahan masalah, dan berbicara efektif. Ilmu-ilmu itu akan menjadi bekal mereka untuk membina masyarakat desa di Papua nantinya. (Aan/Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar