- RADARDESA

TOP BERITA

Minggu, 13 Juni 2021



TEGAL – Mengantisipasi Klaster baru Pengunjung dan pedagang di tempat wisata Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal, Jawa Tengah, menjalani tes swab oleh petugas kesehatan Satgas Covid 19 Kota Tegal, karena melanggar protokol kesehatan (prokes).

Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari mengatakan, tes swab dilakukan kepada wisatawan dan pedagang karena masih banyak ditemukan melanggar prokes. "Setelah kita sisir, ternyata masih banyak pedagang dan pengunjung yang belum taat memakai masker dan perlu diedukasi," ucapnya didampingi Komandan Kodim Tegal Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar, Sabtu (12/6/2021).

Dari penyisiran tersebut, ternyata banyak pedagang yang belum pernah menjalani tes swab dan divaksin Covid-19. "Spontanitas. Maka saya minta tim Satgas Covid-19 untuk melaksanakan swab dan ternyata juga banyak yang belum vaksin," kata Rita.

ita mengungkapkan, tinggi rendahnya capaian vaksinasi turut menentukan kasus Covid-19. "Maka, kami berinisiatif koordinasi dengan Kadinkes dan mengirimkan tim yankes vaksinator untuk vaksinasi massal," ujarnya. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah, di mana angka vaksinasi harus terus ditingkatkan. "Apalagi di Jateng, kita lihat daerah tetangga juga zona merah. Maka, setelah swab nonreaktif bisa langsung vaksin di tempat," kata Rita.

Dikatakan Rita, pedagang sangat berisiko terpapar Covid-19 karena dalam kesehariannya berinteraksi dengan pengunjung yang mayoritas datang dari luar daerah. "Pengunjung rata-rata orang dari luar Kota Tegal. Mereka tidak bisa kita pastikan dalam kondisi sehat, mana tahu ternyata mereka juga terpapar Covid-19. Untuk itu, mereka juga kita swab," pungkasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0712 Tegal Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar menambahkan, pihaknya yang masuk dalam Satgas Covid-19 bersama Pemkot Tegal tengah menyiapkan rencana kontingensi apabila kasus Covid-19 melonjak. "Kabupaten Tegal dan Brebes zona merah. Meski Kota Tegal zona oranye juga harus bersiap dengan apa pun yang mungkin terjadi. Maka, kita harus bisa mempersiapkan diri," tutur Sutan.

Menurutnya, kesiapan tersebut menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo saat menggelar pertemuan secara virtual dengan Forkopimda Se-Jawa Tengah baru-baru ini. "Arahan beliau, bilang, hati-hati terhadap lonjakan. Dua minggu ini bisa tiba-tiba melonjak kalau tidak dikelola dan tidak disiapkan. Maka, sekadar informasi, kita sedang siapkan rencana kontingensi," ujar Sutan.

Kesiapan tersebut di antaranya mengenai ketersediaan tempat rawat inap dan tempat isolasi terpusat sampai tingkat kecamatan. "Termasuk kesiapan tenaga kesehatan dan vaksinator. Jadi akan kita buat standarnya. Ketika nanti lonjakan terjadi, siapa berbuat apa kita semua sudah siap. Karena TNI Polri juga memiliki tugas yang sama dalam mencegah Covid-19," pungkas Sutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar, S.IP, Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo, S.IK, MH, Danramil 02/Tegal Timur Kapten Inf Suswantoro, Kapolsek Tegal Timur AKP Suratman, SH, MH, Kasat Intelkam Polres Tegal Kota AKP Suroyo, SH, Paurkes Polres Tegal Kota dr. Ismiati, Kepala Puskesmas Panggung Tegal Timur dr. Destiana, Kasie Survelains dan Imunisasi Raisa, AMD.Kep, Camat Tegal Timur Dorres Indrian Nugroho, S.STP, M.Si, Lurah se Kec. Tegal Timur, Babinsa Kel. Mintaragen Serka Aryadi dan Polisi Pariwisata OW PAI Aiptu Hengki (Pendimtegal/Nrs/Ts)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar