Sholat Idul Fitri, “Jangan Berputus Asa Di Masa Pandemi Ini “ - RADARDESA

TOP BERITA

Kamis, 13 Mei 2021

Sholat Idul Fitri, “Jangan Berputus Asa Di Masa Pandemi Ini “

 


Brebes, Radardesa.com - Berada di Lapangan Bola Desa Wanasari yang masuk dalam wilayah teritorial Koramil 03 Wanasari, Kodim 0713 Brebes, 2 Pemuda menjadi Imam dan Khotib di Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H, bertepatan dengan 13 Mei 2021. Kamis (13/05/2021).

 

Sholat Idul Fitri memberlakukan Jamaahnya dengan Protokol Kesehatan Covid-19 karena masih dalam masa Pandemi.

 

Al Faizin selaku ketua penyelenggara Sholat Idul Fitri mengatakan, Untuk Jamaah kami batasi jumlahnya dan menerapkan Protokol Kesehatan, dimana ada 4 titik tempat untuk cuci tangan dan kami juga membagikan masker secara gratis.

 

“Benar kami menyelenggarakan Sholat Idul Fitri di Lapangan Sepak Bola, dengan harapan Jamaah bisa berjemur mendapatkan sinar matahari agar antibody semakin kuat dan Virus Covid-19 tidak menempel pada para Jamaah. Dan kami juga membagikan masker secara gratis serta menyiapkan tempat cuci tangan”. Tutur Faizin.

 

“Sholat Idul Fitri ini diselenggarakan perdana oleh Pemuda Desa Wanasari di Masa Pandemi, Petugas Imam dan Khotibnyapun dari anak muda yang berpotensi dan memiliki ilmu agama yang baik. Tambah Al Faizin.

 

“David Akbar Ramadhan (19) yang merupakan Tahfidz Alqur’an Ponpes Abdul Hamid Jepara Islamic Centter menjadi Imam Sholat dan Khotib Ibnu Akbar Miftakhudin Nafi’a (19) Lulusan Ponpes Modern Darussalam Ponorogo - Jawa Timur sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Ahmad Dahlan Tegal, Kedua Pemuda ini kami jadikan petugas dalam Sholat Idul Fitri di Lapangan karena menurut Panitia sudah memenuhi syarat”.

 

Perlu diketahui bahwa kedua pemuda ini adalah asli putra kelahiran Desa Wanasari, kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Dengan harapan kedepan para pemuda bisa memakmurkan dan memperkuat Islam terutama ditanah kelahirannya.

 

Dalam Khutbahnya Ibnu Akbar Miftakhudin Nafi’a mengangkat tema “Jangan Berputus Asa Di Masa Pandemi Ini“ yang disampaikan kepada jamaah kurang lebih 25 menit dibawah terik matahari. (Kujang)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar