Ribuan ABK di Pelabuhan Jongor Tegal Jadi Sasaran Tes Cepat Antigen - RADARDESA

TOP BERITA

Rabu, 05 Mei 2021

Ribuan ABK di Pelabuhan Jongor Tegal Jadi Sasaran Tes Cepat Antigen

 


TEGAL - Ribuan Anak Buah Kapal (ABK) dari 400 kapal nelayan yang bersandar di Pelabuhan Jongor, Kota Tegal, Jawa Tengah, jadi sasaran tes cepat antigen, Selasa (4/5/2021) malam.

Satu per satu nelayan menjalani tes cepat oleh Tim Dokter Kesehatan (Dokkes) Polres Tegal Kota dan dinas kesehatan dibantu pengamanan dari Kodim 0712 Tegal. Komandan Kodim 0712 Tegal Letkol Inf. Sutan Pandapotan Siregar mengatakan, pemeriksaan untuk memastikan ABK sehat dan terbebas dari Covid-19 sebelum kembali ke rumah. "Melakukan pemeriksaan kesehatan ABK yang sudah bersandar ada 400 kapal. Ini tindak lanjut amanah dari pimpinan kita.

Menjelang larangan mudik lebaran, 6 mei mendatang," kata Sutan, di Pelabuhan Jongor, Selasa. Baca juga: Tes Cepat Antigen untuk Warga yang Nekat Mudik di Banyumas Berbayar Menurut Sutan, pelabuhan juga berpotensi jadi klaster penyebaran Covid-19. Untuk itu, langkah antisipasi harus dilakukan sedini mungkin. "Pemeriksaan di jalanan sudah kita lakukan.

Di pelabuhan tidak menutup kemungkinan, maka kami dari semua komponen negara hadir untuk memastikan kesehatan warga," pungkasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr. Sri Prima Indraswari mengatakan, sejauh ini ratusan dari seribuan target yang sudah menjalani pemeriksaan semua hasilnya negatif. Pemeriksaan akan dilakukan hingga beberapa hari mendatang. Pihaknya telah menyiapkan Rusunawa Tegalsari sebagai tempat isolasi jika ada yang terindikasi positif Covid-19.

"Ketika ada yang positif Covid-19 maka akan diisolasi terpusat di rusunawa. Kemudian dilakukan tracing pernah ketemu siapa saja," imbuh Prima. Baca juga: Meski Sudah Divaksin, Guru di Banyumas Wajib Tes Cepat Antigen Jelang Belajar Tatap Muka Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari mengatakan, nelayan wajib menjalani pemeriksaan sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Pemeriksaan tidak hanya bagi nelayan yang baru datang melaut, namun juga yang beraktivitas sehari-hari di pelabuhan. Upaya tersebut merupakan bagian dari tindakan penyekatan larangan mudik yang akan berlangsung mulai 6 Mei mendatang. "Karena nelayan jalur laut, maka upaya kami adalah pemeriksaan," kata Rita. (Pendimtegal)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar