Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah, Tower Wifi, Plus 3 Unit Motor di Losari Brebes - RADARDESA

TOP BERITA

Rabu, 10 Februari 2021

Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah, Tower Wifi, Plus 3 Unit Motor di Losari Brebes

Brebes, Radardesa.com – Puluhan rumah warga di Desa Dukuhsalam, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, rusak diterjang angin puting beliung, Rabu siang, (10/2/2021).

Selain kerusakan tersebut, puting beliung juga merobohkan tower wifi milik Bumdes setempat, tepatnya di Dukuh Kubanggede RT. 01 RW. 03.

Danramil 05 Losari, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Muhtadi menjelaskan, kejadian terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

“Tidak ada korban jiwa dari musibah ini, namun 30 rumah warga rusak, dan juga 3 unit sepeda motor juga rusak akibat tertimpa tower wifi yang roboh,” terangnya.

Adapun dari ke-30 rumah yang rusak itu, 12 rumah rusak berat di RW. 02 dan 18 rumah rusak ringan di RW. 01.

“Untuk bangunan rumah yang rusak berat, kategorinya adalah dinding hampir roboh. Sedangkan kategori rusak ringan adalah kerusakan bagian atap dan lainnya,” tandasnya.

Lebih lanjut diuraikannya, kronologi kejadian sebelumnya yaitu sekitar pukul 13.45 WIB, wilayah Kecamatan Losari diguyur hujan dengan intensitas tinggi dan disertai angin kencang. Waktu sekitar 45 menit hujan angin itu juga menyebabkan beberapa pohon tumbang da nada yang menutup jalan desa.

“Setelah kejadian, warga beramai-ramai bergotong-royong untuk memperbaiki atap yang rusak, memotong dan menyingkirkan batang pohon yang menutup jalan. Sedangkan untuk rumah yang rusak berat belum bisa diperbaiki karena cuaca belum mendukung,” imbuhnya.

Babinsa dan perangkat desa terus melakukan pendataan kerusakan, dan juga menghimbau warga agar lebih waspada sehingga secepatnya mengungsi ke tempat yang lebih aman jika ada tanda-tanda terjadinya puting beliung kembali.

Pihaknya juga menghimbau kepada warga agar mengurangi batang pohon disekitar rumah sehingga pohon tidak mudah tumbang dan menimpa bangunan saat musim penghujan ini.

Untuk esok hari akan dilakukan kerja bakti massal untuk memperbaiki kerusakan rumah dan juga tower.

“Untuk kerugian ditaksir mencapai 100 juta, termasuk tower setinggi 30 meter yang baru tahun beroperasi,” pungkasnya. (Aan/Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar