Suasana Lengang Pelaksanaan Jateng di Rumah Saja - RADARDESA

TOP BERITA

Senin, 08 Februari 2021

Suasana Lengang Pelaksanaan Jateng di Rumah Saja

 


Slawi – Bupati Tegal Umi Azizah dan jajarannya dengan didukung Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari unsur TNI Polri monitor pelaksanaan gerakan Jateng di Rumah Saja, Minggu (07/02/2021). Dari hasil pantauannya tersebut, sejumlah pusat keramaian dan jalan-jalan utama di wilayah Kabupaten Tegal tampak sepi.

Umi menilai, masyarakat Kabupaten Tegal sangat mengindahkan anjuran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan lebih banyak tinggal di rumah selama dua hari pelaksanaannya, terhitung mulai tanggal 6 hingga 7 Februari 2021. Umi menuturkan, pihaknya memang tidak menutup aktifitas esensial seperti perdagangan di pasar tradisional, rumah makan dan toko kelontong, hanya membatasinya jam operasional bukanya saja.

“Untuk pasar tradisional memang tidak kita tutup, hanya dibatasi jam bukannya saja sampai pukul 10.00. Sedangkan untuk warung makan atau rumah makan tetap diizinkan buka sampai pukul 20.00. Sementara aktifitas yang tidak esensial karena bisa ditunda dalam dua hari ini memang kita tutup sementara seperti toko modern, tempat rekreasi atau destinasi wisata, kedai minuman, kafe dan angkringan, termasuk taman kota dan Tracking Space atau Coworking Space di Trasa, Slawi,” kata Umi.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Tegal Nomor 443.5/B.0157 Tahun 2021 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tahap II di Jawa Tengah.

Kepatuhan warga Kabupaten Tegal pada gerakan Jateng di Rumah Saja ini pun mendapat apresiasi dari orang nomor satu di Kabupaten Tegal dengan menyampaikan ucapan terima kasihnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dan juga jajaran TNI Polri yang sudah bersama-sama memutus rantai penularan Covid-19 dengan mengurangi mobilitas, menjauhi kerumunan, menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan dengan sabun. Dan dua hari ini kiranya bisa menjadi momen untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengingatkan kembali kepada setiap diri kita bahwa Covid-19 masih ada. Saya minta sikap waspada dan disiplin protokol kesehatan ini harus dipertahankan untuk hari-hari ke depannya nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0712/Tegal Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar, S.I.P, melalui Danramil11/Pangkah Kapten Inf Supardi menuturkan, hasil pantauannya selama dua hari menyimpulkan situasi cukup kondusif. Masyarakat bisa melaksanakan kebijakan tersebut dengan baik. “Kami dari unsur TNI dan Polri terus melaksanakan pengamanan dan pengawasan baik pra maupun saat pelaksanaan gerakan ini, dari mulai subuh sampai dengan dini hari terus kita pantau, kita dekati masyarakat,” jelasnya.

Adapun sejumlah titik yang menjadi pantauan Bupati Tegal di tim satu ini meliputi, Alun-alun Hanggawana, Taman Rakyat Slawi Ayu, Pasar Banjaran, Pasar Pepedan, Objek Wisata Purwahamba Indah, Pasar Kemantran serta Objek Wisata Rodjo Tater Pangkah. Sedangkan tim dua yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono memantau kawasan Objek Wisata Guci, Pasar Lebaksiu, Pasar Bojong, Pasar Bumijawa dan Pasar Margasari. (Nrs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar