Danramil Hadiri Gelar Budaya Taman Ruwat Banyu Taman Dan Boyong Kenthongan Pada Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke - 445 Tahun 2020 - RADARDESA

BREAKING

Jumat, 31 Januari 2020

Danramil Hadiri Gelar Budaya Taman Ruwat Banyu Taman Dan Boyong Kenthongan Pada Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke - 445 Tahun 2020

Pemalang -  Danramil 02/Taman Kapten Czi Jahuri mewakili Dandim 0711/Pemalang menghadiri acara Gelar Budaya Taman Ruwat Banyu Taman Dan Boyong Kenthongan Dalam rangka rangkaian hari jadi Kabupaten Pemalang ke - 445 tahun 2020 bertempat di Kecamatan Taman (30/1/2020).
Hadir pada kesempatan tersebut diantaranya HM.Agus Sukoco SE.M.Si (Ketua DPRD Kab. Pemalang), Dr.A.P.Ir.M Arifin M.Si (Sekda Kab. Pemalang), Bp Sujarwo, SE., M.M. Kakespabpol Kab. Pemalang dan Muspika se Kec. Taman.  
Dr.A.P.Ir.M Arifin M.Si Sekda Kab.Pemalang bertindak sebagai irup mewakili Bupati membacakan sambutan tertulis Bupati Dr.H.Junaedi SH.MM, yang pada intinya menyampaikan ucapan terima kasih kepada para Bupati pendahulunya, para pejabat legislatif, forkopimda, semua pejabat birokrasi serta seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan kontribusi  dalam membangun Kabupaten Pemalang hingga seperti sekarang ini, sehingga acara "Ruwat Banyu Taman" masih berlangsung sampai dengan saat ini. Kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan budaya dari berbagai macam kegiatan yang ada pada rangkaian "Gelar Budaya Taman" sebagai tradisi atau budaya menyambut semaraknya rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pemalang yang ke 445 tahun 2020.
Pada ulang tahun Pemalang Ke - 445 Apabila kita melihat "Ruwat" dari arti kata itu sendiri, ruwat dapat diartikan sebagai bentuk upaya dalam memulihkan keadaan dari kondisi yang kurang baik kembali baik seperti sedia kala. Makna "mengembalikan seperti sedia kala" apabila dihubungkan dengan fenomena kerusakan alam yang terjadi, mengisyaratkan bahwa kerusakan alam yang terjadi selama ini haruslah dicegah dan dikembalikan pada kondisi seperti sediakala. Oleh karena itu, "Ruwat Banyu Taman" dapat kita maknai sebagai pengingat bahwa pada hakikatnya manusia memiliki tugas mulia untuk terus melestarikan alam. tutur Dr.A.P.Ir.M Arifin M.Si.
Selanjutnya sebelum mengakhiri sambutan ini, saya memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan budaya "Ruwat Banyu Taman". Saya berharap kegiatan budaya akan semakin banyak digelar. Jangan sampai budaya lokal "mati" ditelan modernisasi, karena kematian budaya sesungguhnya adalah "kematian"bangsa.(Pendim0711/Pemalang)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar