Dandim 0712 Tegal Korem 071 Wijayakusuma Dampingi Menteri ATR/BPN RI Bagikan Sertifikat PTSL Di Kabupaten Tegal

 


Tegal – Komandan Kodim 0712/Tegal Korem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Suratman, SIP., MIP mendampingi menteri ATR/BPN RI Marsekal TNI Purn. Dr. Hadi Tjahjanto, S.I.P. beserta rombongan dalam rangka penyerahan sertifikat PTSL (Tanah Pekarangan) secara simbolis melalui Door to door, bertempat di Desa Bengle RT 04 RW 01, Kec. Talang , Kab. Tegal. Senin (15/1/2024)

Pada Pukul 09.46 WIB Menteri ATR/BPN RI Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto beserta rombongan tiba di Desa Bengle Kec. Talang, Kab. Tegal. Selanjutnya, Menteri ATR/BPN RI Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto melaksanakan door to door penyerahan 4 sertifikat PTSL dan penyerahan 30 sertifikat PTSL di 1 titik.

Sertifikat yang diserahkan secara door to door kali ini merupakan hasil dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Hadi Tjahjanto berharap permasalahan tanah di lokasi tersebut sudah selesai. Selain itu, dengan adanya sertifikat ini akan membawa peningkatan ekonomi bagi masyarakat setempat.

“Apalagi di desa ini masyarakat mayoritas hidupnya dari membuat batu bata merah, saya kira mereka perlu untuk bantuan dana. Dan dari sertipikat ini kita serahkan ke masyarakat untuk bisa digunakan sebagai modal usaha mereka,” ujarnya.

Mantan Panglima TNI itu menyarankan agar sertifikat dimanfaatkan sebagai modal usaha, Menteri ATR/Kepala BPN senantiasa mengingatkan kepada masyarakat agar mengalkulasi dengan baik terkait kebutuhan dari masyarakat sendiri.

Oleh karena itu, Hadi Tjahjanto menegaskan agar masyarakat menggunakan sertifikat tanah untuk kegiatan yang produktif, dan bukan untuk hal yang sifatnya konsumtif.

“Uang yang beredar karena sertipikat ini ada sekitar Rp5.999 triliun, artinya bahwa ekonomi di masyarakat berjalan luar biasa karena adanya sertipikat. Tapi kalau Bapak Ibu mau seperti itu harus benar-benar dihitung, angsurannya bisa atau tidak nanti dikalkulasi dulu,” lanjut Hadi Tjahjanto.

Hadi Tjahjanto juga menerangkang kelebihan dari adanya sertipikat bagi tanah masyarakat. Menurutnya, selain tanah masyarakat telah berkepastian hukum dengan adanya sertifikat, saat ini masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya penyerobotan tanah oleh mafia tanah karena Kementerian ATR/BPN telah meningkatkan sistem menjadi elektronik.

“Kelebihannya sudah tidak ada lagi mafia tanah, karena pemerintah sudah melakukan peningkatan sistem ke elektronik. Semua data (data pertanahan, red) sudah bisa dilihat di aplikasi (Sentuh Tanahku, red). Jadi tidak ada lagi mafia tanah yang mau ambil tanahnya Bapak/Ibu,” kata Hadi Tjahjanto.

Perlu diketahui, capaian pendaftaran tanah di Kabupaten Tegal sendiri mencapai 96,3 persen. Menurut Menteri ATR/Kepala BPN, capaian tersebut merupakan hasil dari kerja sama dan kolaborasi yang baik dari semua pihak.

“Saya ingin ucapkan banyak terima kasih kepada Pak Kades, Pak Kakan, Polisi dan TNI yang sudah mendukung program ini sehingga di Tegal ini sudah hampir semuanya bersertipikat,” terang Menteri ATR/Kepala BPN.

Pada Pukul 10.28 WIB Menteri ATR/BPN RI Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto beserta rombongan meninggalkan Desa Bengle Kec. Talang, Kab. Tegal menuju ke Kab. Pekalongan.

Hadir dalam acara tersebut Menteri ATR-BPN RI Marsekal TNI Purn. Dr. Hadi Tjahjanto, S.I.P. (beserta rombongan), Bupati Tegal diwakili Sekda Amir Makhmud SE.M.SI, Dandim 0712/Tegal Korem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Suratman S.I.P, Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun SH,S.I.K, Kepala Kantor Pertanahan Kab. Tegal Winarto, S.T, Staf Kantor Pertanahan Kab. Tegal, Kepala OPD Kab. Tegal, Jajaran Forkopimcam Kec. Talang, Kepala Desa Bengle H. Masyuri Sueb, Staf Kantor Pertanahan Kab. Tegal dan warga masyarkat penerima sertifikat PTSL. (pendimtegal)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dandim 0712 Tegal Korem 071 Wijayakusuma Dampingi Menteri ATR/BPN RI Bagikan Sertifikat PTSL Di Kabupaten Tegal"

Posting Komentar