Pasilog Kodim Tegal ikuti Ceremony Pengaspalan Kompleks Balaikota Tegal - RADARDESA

BREAKING

Rabu, 04 Desember 2019

Pasilog Kodim Tegal ikuti Ceremony Pengaspalan Kompleks Balaikota Tegal

Tegal - Bertempat di Pendopo Ki Gede Sebayu Balaikota Tegal Jl. Ki Gede Sebayu Kel. Mangkukusuman Kec. Tegal Timur Kota Tegal Pasilog Kodim 0712/Tegal Kapten Cpl Mujiyanto mengikuti Kegiatan Ceremony Pengaspalan Kompleks Balaikota Tegal dengan menggunakan aspal limbah plastik bekerjasama dengan Asosiasi Industri Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas), Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (Adupi) dan Pemerintah Kota Tegal. Selasa (03/12)

Selain  Walikota Tegal H. Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M dan Wakil Walikota Tegal M. Jumadi, S.T., M.M, hadir juga diantaranya Dansubdenpom IV/1-3 Tegal Kapten Cpm Totok Wahyudi, Paur Minpers Bagsumda Polres Tegal Kota Iptu Samsudin, Pj. Sekda Kota Tegal Drs. Imam Badarudin, MM, Ketua Adupi Wilayah Jawa Tengah Ngadi Ismanto, Direktur Industri Aromatik, Olefin dan Plastik (Inaplas) Edy Rivai, Asisten Deputi Jejaring Inovasi Maritim, Deputi Bidang Koordinasi SDM, Iptek dan Budaya Maritim Kemenko Bidang Maritim dan Ivestasi Drs. Latif Nurbana, M.sc, Anggota DPRD Kota Tegal (Satori, Sodik Gagang, Sisdiono Ahmad), Ketua asosiasi industri olefin, aromatik, dan plastik indonesia (inaplas) Didi Susilo, Staf Ahli, Asisten dan Kepala OPD di lingkungan pemerintah Kota Tegal serta Camat dan lurah se-Kota Tegal.
Acara diawali sambutan Ketua KDP Adupi Wilayah Jawa Tengah, Sambutan Direktur Industri Aromatik, Olefin dan Plastik (Inaplas) dan dilanjutkan sambutan Walikota Tegal H. Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M yang mengatakan bahwa semakin kompleksnya kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat menyebabkan semakin banyaknya timbulan sampah yang dihasilkan. Tingginya kepadatan penduduk membuat konsumsi masyarakat pun tinggi. Di sisi lain, lahan untuk menampung sisa konsumsi terbatas. Sampah konsumsi warga perkotaan banyak yang tidak tertangani secara tepat, baik sampah organik maupun sampah anorganik. Sampah – sampah tersebut jika dibiarkan menimbulkan masalah yang serius dan dapat berdampak yang berbahaya bagi lingkungan.
Perubahan paradigma masyarakat mengenai sampah perlu dilakukan secara berkelanjutan. Partisipasi aktif dari masyarakat dan stake holders terkait sangat penting dalam upaya pengelolaan sampah sehingga dampak negatif dari sampah dapat diminimalkan.
Prinsip dasar pengelolaan sampah yang ramah lingkungan adalah harus diawali oleh perubahan cara kita memandang dan memperlakukan sampah. Paradigma pengelolaan sampah yang bertumpu pada pendekatan akhir sudah saatnya ditinggalkan dan diganti dengan paradigma baru pengelolaan sampah. Paradigma baru adalah memandang sampah sebagai sumber daya yang mempunyai nilai ekonomis dan dapat dimanfaatkan.
Metode pengelolaan sampah yang dikenal dengan 3r (reduce, reuse, dan recycle) dirasa belum dapat diterapkan dengan baik sehingga perlu adanya edukasi dan peran serta seluruh masyarakat dan stake holders terkait.
Pemerintah kota tegal bersama asosiasi industri olefin, aromatik, dan plastik indonesia (inaplas) telah sepakat untuk melakukan kerjasama penerapan sistem pengolahan sampah berbasis circular economy dan penerapan teknologi pengolahan sampah di kota tegal. Tujuan kesepakatan bersama ini adalah untuk mendukung dan mewujudkan program pengurangan sampah dan pemeliharaan lingkungan secara berkelanjutan. Khususnya di kota tegal.
Selanjutnya sebagai tindak lanjut implementasi dari kesepakatan bersama yaitu adanya perjanjian kerja sama pemanfaatan sampah yang lebih teknis antara organisasi perangkat daerah di kota tegal dengan divisi teknis dari inaplas, yang pada hari ini dilakukan ceremony aspal plastik di komplek balaikota tegal. Semoga kota tegal dapat menjadi pilot project atas pemanfaatan sampah plastik.
Kegiatan Ceremony Pengaspalan Kompleks Balaikota Tegal dengan Menggunakan Aspal Limbah Plastik  selesai dilanjutkan dengan Penggelaran Aspal Plastik, Penyematan Helm dan Rompi oleh Kepala DLH Kota Tegal Kepada Walikota Tegal, Wakil Walikota Tegal. (ats)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar