Sarasehan Merupakan Wahana Pelestari Nilai-Nilai Kepahlawanan Bagi Generasi Muda - RADARDESA

BREAKING

Rabu, 30 Oktober 2019

Sarasehan Merupakan Wahana Pelestari Nilai-Nilai Kepahlawanan Bagi Generasi Muda




TEGAL – Dalam rangka mengisi nilai-nilai kepahlawan bagi generasi muda, bertempat di Ruang Adipura Kota Tegal Jl.Ki Gede Sebayu telah dilaksanakan kegiatan Sarasehan Nilai - Nilai Kepahlawanan yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kota Tegal, Selasa (29/10/2019) kemarin.

Hadir dan sekaligus sebagai nara sumber dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Dinas Sosial Kota Tegal : Dyah Kemala Shinta SH MH, Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Inf Akhmad Aziz, Wakil Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia Kota dan Kab. Tegal : Kapten (purn) Hariyanto, Kepala Seksi Penyantunan Dan Bantuan Sosial Maryono.

Dalam sambutan Kepala Dinas Sosial Dyah Kemala Shinta SH. adalah maksud dilaksanakan Kegiatan ini sebagai upaya menjunjung tinggi, melestarikan dan mengamalkan nilai-nilai kepahlawanan, keperintisan, kejuangan dan kesetiakawanan sosial sekaligus memberikan informasi dan mensosialisakan tentang sejarah kepahlawanan, keperintisan dan kejuangan di Kota Tegal. 

Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah terjadinya transformasi nilai-nilai kepahlawanan dari pelaku perjuangan kepada generasi muda, sehingga dapat dipahami, dihayati dan dilaksanakan oleh masyarakat serta meningkatnya kualitas dan kuantitas pengetahuan dan kesadaran terhadap penanaman, pelestarian dan pengalaman nilai-nilai kepahlawanan

Dalam paparan Kasdim 0712/Tegal Mayor Inf Akhmad Aziz menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakan kegiatan ini adalah agar para peserta sosialisasi dapat menguraikan tentang sejarah kemerdekaan hingga saat setelah merdeka.

Gelorakan Semangat Juang Pahlawan untuk mewujudkan Indonesia yang sejahtera, berjuanglah dengan tulus ikhlas, nanti yang menilai kita Pahlawan adalah orang lain. Perjuangan suatu bangsa dalam meraih kemerdekaan di perlukan pengorbanan yang tak ternilai, di harapkan kita sebagai generasi muda penerus bangsa dapat mewarisi perjuangan tersebut untuk mencapai cita-cita indonesia yang adil dan makmur sesuai UUD 1945.

Indonesia merupakan negara yang sangat maju memiliki potensi vegetasi cocok tanam sepanjang tahun serta memiliki kekayaan hayati dan non hayati hal ini menjadi ancaman tersendiri bagi Indonesia banyak yang ingin menguasai Indonesia dari berbagai aspek, melalui Proxy War.

Indonesia adalah di ibaratkan gadis Molek Montok banyak yang pengen memiliki, perkembangan situasi dunia saat sangat pesat bahkan 2017 menembus 8 M,  peta Konflik dunia meningkat 70% karena Latar Belakang Energi. Energi (BBM dan Gas Bumi)  akan habis energi tidak terbarui tapi tergantikan oleh energi hayati.

Bangsa Indonesia memerlukan Generasi Muda sebagai Agen Perubahan, semoga kedepan adik adik akan menjadi generasi penerus Kota Tegal yang dapat mewarnai Kota Tegal menjadi lebih baik.

“Cara untuk mengisi kemerdekaan bisa dilakukan dengan belajar dengan baik dan bekerja dengan professional, menjaga ketertiban dan keamanan nasional, menjalankan pancasila dan UUD 45 dengan baik, saling menghargai dan menghormati serta gotong-royong, cinta produk dalam negeri, tidak melakukan perbuatan yang sia-sia, rela berkorban kepada bangsa dan Negara, berperan aktif dalam pembangunan.

Hikmah dari kemerdekaan yang diraih oleh para pahlawan adalah bahwa semua hal membutuhkan proses, untuk menuju kesuksesan kita membutuhkan orang lain, dalam bertindak perlunya kita untuk memutuskan dengan matang, perbedaan bukan menjadi penghalang menuju sukses, jangan pernah merasa puas dan bangga, masa lalu yang pahit bukan untuk diratapi tetapi sebagai pelajaran untuk menuju kesuksesan,” tegasnya. (Nrs*)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar