Danramil Talang Hadiri Istighotsah Dan Pengajian Akbar Harlah NU Ke - 94 - RADARDESA

Jumat, 13 Maret 2020

Danramil Talang Hadiri Istighotsah Dan Pengajian Akbar Harlah NU Ke - 94

Tegal - Danramil 08/Talang Kapten Inf Sopan mewakili Komandan Kodim 0712/Tegal menghadiri acara Istighotsah dan Pengajian Akbar Harlah NU ke-94, bertempat di Halaman Masjid Al Tsumairy Jl. Mataram Kelurahan Sumurpanggang Kecamatan Margadana Kota Tegal, Kamis (12/03)

Acara didahului dengan penampilan Group Hadroh Al Muhsyidin dari Pekalongan membawakan lagu-lagu rohani, dilanjutkan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya disusul Lagu Yalal Wathon.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua PBNU Prof. Dr. KH. Said Agil Siradj, Gubernur Jateng diwakil Drs. Imam Maskur, Dr. (HC) Muhadi Setiabudi, Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono, Wakil Walikota Jumadi dan MUI Kota Tegal KH. Abu Chaer Annur.
Dalam sambutanya Ketua PCNU Kota Tegal Dr. H. Abdal Hakim Thohari menyampaikan rasa syukur bisa menghadiri Harlah NU ke 94 dalam keadaan sehat wal afiat. Disampaikan juga NU selalu bersama pemerintah, sehingga ada 2 nilai sejarah, yaitu NU didirikan KH. Hasyim Asyari tujannya adalah mengembangkan syariat islam ahlussunnah wal jamaah, membawa kedamaian rahmatan lil alamin. “Pendiri NU juga merupakan pendiri NKRI, kita sebagai pewaris ulama harus bersikap santun dan menanamkan nilai nilai Kebangsaan”, tandasnya.
Walikota Tegal pada kesempatan tersebut berharap semoga organisasi NU di Kota Tegal semakin hari akan semakin maju, dan semakin bertanggungjawab dalam mengemban tugas keorganisasian. “Kita dengarkan sama-sama nanti petuah dari Ketua PBNU, sehingga kita semua akan memahami tentang Islam Nusantara dan Aswaja, Ahlussunnah wal jamaah”, ajaknya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan Maudzotul Hasanah dari Ketua PBNU yang menyampaikan diantaranya tentang KH. Hasyim Asyari yang mempunyai jargon hubbul wathon minal iman, mencintai tanah air adalah sebagian dari iman, Bagi warga NU, NKRI, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 45 sudah final, sehingga kalau ada di Tegal yang mempermasalahkan Pancasila harus diusir dari Tegal.
Disampaikan juga tentang Konsep Islam Nusantara yaitu Islam yang harmonis, tidak ada kekerasan, Islam berbudaya, islam yang rahmatan lil 'alamin. Dan juga dijelaskan tentang ahlussunnah waljamaah yang beraqidah Asyari, berakhlaq Syafii. “Hindu, Budha, Islam, Kristen semuanya adalah saudara kita, tidak boleh membeda-bedakan sesama warga Indonesia, akhirnya saya ucapkan selamat hari ulang tahun kepada warga NU yang ke 94, semoga tenang, aman damai, muslim dan non muslim damai”, pungkasnya. (ats)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar