Dandim 0712/Tegal sebagai Irup Hari Supersemar di Padepokan Wulan Tumanggal Perguruan Trijaya Tegal. - RADARDESA

BREAKING

Senin, 11 Maret 2019

Dandim 0712/Tegal sebagai Irup Hari Supersemar di Padepokan Wulan Tumanggal Perguruan Trijaya Tegal.

Bojong – Bertempat di Padepokan Wulan Tumanggal Perguruan Trijaya Tegal,Komandan Kodim (Dandim ) 0712/Tegal Letkol Inf Richard Arnold Yeheskiel Sangari,S.E,M.M menjadi Inspektur Upacara dalam rangka memperingati Hari Supersemar di Desa Dukuhtengah Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal.Senin (11/3)

Upacara Hari Supersemar dihadiri oleh Kabid Kebudayaan Kabupaten Tegal Agus Jokowidodo,Bapenas Jakarta Agus Wardana,Camat Bojong Mukhtarom,Kapolsek Bumijaya AKP Supriyadi, Ws Danramil 20/Bojong Kapten Inf Saroi, Toga,Toda,Toga serta Warga Masyarakat Desa Dukuhtengah.

Dalam amanatnya Inspektur Upacara Dandim 0712/Tegal mengatakan, Hari ini,Kita semua kembali memeperingati Kisemar Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh kelompok Intelektual Muda anak alam Nusantara Perguruan Trijaya Padepokan Argasonya Pusat Tegal. Kegiatan tersebut merupakan yang rutin dilakasanakan setiap Tahun di Perguruan Trijaya. Hal ini menunjukan bahwa sebagai Bangsa yang besar adalah Bangsa yang selalu menghargai dan menjunjung tinggi Jasa dan pengorbanan para pejuan dalam mencapai dan menegakkan Kemerdekaan di Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta ini.

Setiap kita memperingati  hari bersejarah. Kita perlu kiranya  mengenang  dan  merenungkan betapa  besar perjuangan  para pendahulu kita , para  pejuang  kita dan  para pahlawan bangsa  dalam rangka mengisi kemerdejaan ini . Oleh  karena  itu peristiwa kisemar patut menjadi teladan  bagi kita semua dalam menjalin kebersamaan kita, semua kekuatan dan  komponen masyarakat dalam menghargai nilai nilai kebersamaan  dalam menentukan  nasib  bangsa  yang lebih  di utamakan. 

Keputusan  sang  Proklamator Republik  Indonseia  dengan  jiwa  besarnya  menyerahkan  tongkat  kepemimpinan  bangsa  ini kepada  generasi penerusnya untuk  menghindari persoalan  yang  besar  dan  komplek. 

Turunya  kisemar  pada  saat  itu merupakan  pemikiran yang  legowo dari seseorang proklamator  bangsa  dalam  upaya  menyelamatkan negeri ini  dari  pertumpahan  darah dan  perang  saudara  oleh sesama  anak bangsa  

Semangat dan  pemikiran yang  lebih utama  untuk ketentuan  yang  lebih besar  yaitu keberlangsungan   dalam  kehidupan berbangsa dan  bernegara  telah  di tunjukan  oleh  bung  Karno pada saat itu . Ini semua  menjadi  teladan  bagi kita terutama generasi  muda  dalam  meneruskan perjuangan bangsa  dalam  mengisi kemerdekaan  dan  kehiduoan  sehari hari sehingga  terciptanya  masyarakat  yang adil dan makmur  berdasarkan pancasila  dan UUD 45 

Kita  sebagai  penerus perjuangan bangsa ini. Patutlah kiranya kita meneladani perustiwa kisemar yang  telah  kami sampaikan  diatas  dan tentunya  kita  tidak  akan sia-siakan apa yang  telah di perjuangkan. Sebagai generasi muda  penerus bangsa  harus  menjadi  ujung tombak dan pionir perjalanan  bangsa ini. Serta harus  mampu pula  mengemban  amanat reformasi . Kita jangan sampai teriak  pada fase pertentangan dan diskusi yang sebetulnya tidak  perlu yang hanya membuang energi dan waktu  saja. Berfikir positif  dan terus  berkarya  akan lebih  baik bila  dibandingkan dengan menghabiskan  waktu untuk saling berdebat tanpa menghasilkan satu keputusan yang nyata untuk  menjadikan  Negeri ini menjadi lebih maju. 

Mengingat situasi yang  terjadi  dan menimpa bangsa  pada saat ini , maraknya dan tawuran  antar  pelajar  keinginan  disintregarsi bangsa  munculnya  terorisme, ini merupakan tantangan  bagi generasi muda penerus perjuangan bangsa  untuk bersinergi dengan semua elemen komponen masyarakat  dalam  upaya menyelamatkan  bangsa  ini.

Kedepan  hadirnya kelompok intelektual muda anak alam nusantara  padepokan  argasonya pusat tegal  dalam  penyelenggaraan kegiatan upacara  sebelas  maret 2019 ini merupakan  pionir yang perlu  di dukung oleh  semua elemen masyarakat  dalam  mengingat  peristiwa dan sejarah perjalanan  bangsa yang  telah berlalu untuk di jadikan suritauladan  bagi generasi muda  yang berwawasan  kebangsaan cinta tanah  air dengan semangat persatuan dan kesatuan  rela berkorban  semangat jiwa nusantara.(Ast)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar