Danramil 15/Lebaksiu menghadiri Khaul Ke-37 KH.Uzman Zahid - RADARDESA

Senin, 09 Maret 2020

Danramil 15/Lebaksiu menghadiri Khaul Ke-37 KH.Uzman Zahid

Lebaksiu – Danramil 15/Lebaksiu Lettu Inf Abdul Rokhim meakili Dandim 0712/Tegal menghadiri Khoul ke-37 sesepuh pendiri Pondok Pesantren Al Abror KH. Uzman Zahid, bertempat di Pondok Pesantren Al Abror Dukuh Yomani Desa Yamansari Kecamatan Lebaksiu, Sabtu (07/03)

Dalam sambutanya Sohibul Khoul KH. Chambali Utsman  menyampaikan kepada kaum muslimin agar lebih mendekat dengan para sesepuh/kyai, “kita semua juga mengharapkan agar anak-anak kita menjadi anak yang soleh dan solehah maka dari itu jadikanlah anak-anak kita menjadi ladang pahala buat kita sebagai orang tua. Ulama merupakan pewaris para Rosul dan Nabi maka kita harus lebih dekat untuk mendapatkan dan menghormati, ini bertujuan untuk memperoleh ilmu yang bermanfaat dan barokah. Ustadz juga mengharapkan kepada para alumni Ponpes Al Abror untuk selalu menjaga ukuwah islamiyahnya dengan para sesepuh ponpes”, jelasnya.
Menurut KH.Miftakhul Akhyar dalam Moudotul Khasanahnya, di era sebelum reformasi persoalan agama tidak banyak sebab paham yang diajarkan para kiai dan ulama menjunjung tinggi nilai kesantunan. Faktanya memang ada beberapa ajaran yang menyimpang tetapi sedikit dan masih teratasi. "Tidak seperti sekarang yang semakin beragam dan tidak jelas siapa gurunya," imbuh KH.Miftakhul Akhyar .
Sebab itu, kata KH.Miftakhul Akhyar dalam hidup kita mesti memiliki guru pembimbing spiritual yang nyata kita ketahui kualitas dan keilmuannya. Minimal kita bisa menilainya dengan melihat riwayat pendidikannya.
Dalam kesempatan itu, KH.Miftakhul Akhyar  juga mengingatkan pentingnya memenuhi panggilan Allah SWT untuk beribadah. Semakin sering dan semangat seseorang memenuhi panggilan-Nya, semakin senang pula Allah kepada orang itu. "Kalau Allah sudah senang, apapun permintaanmu Insyaallah akan dikabulkan," ujarnya.
Selanjutnya, KH.Miftakhul Akhyar  bercerita beberapa kejadian yang dialami Nabi Muhammad sewaktu Isra' Mi'raj. Menurutnya semua itu merupakan pelajaran yang bisa dijadikan kewaspadaan agar berhati-hati dalam kehidupan sehari-hari. "Dalam surat fatihah sudah jelas, ibadah (na'budu) dulu baru nanti kita akan ditolong (nasta'in), ini rumus," katanya.
Dalam sambutanya Bupati Tegal Dra.Hj.Umi Azizah juga mengucapkan banyak terima kasih kepada KH.Chambali Utsman dan KH.Miftakhul Akhyar  yang telah memberikan ilmu ilmunya pada kita semuanya agar kita selalu hidup sehat yang berakhlakul karimah. “Perlu di ketahui untuk saat ini sedang ngetren adanya Virus Corona maka dari itu pemerintah Kabupaten Tegal mengajak hidup bersih dengan meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT, Keberkahan untuk para pengunjung dan pedagang yang hadir di acara pengajian. Karena dengan acara seperti ini kita bisa menghidupkan silaturahmi”, jelasnya.
Pada seluruh masyarakat, tambah Umi, dirinya mengajak untuk bersama-sama menjaga lingkungan. (ats)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar