Empat Pilar Tumbuhkan Semangat Nasionalime dan Patriotisme - RADARDESA

BREAKING

Sabtu, 30 November 2019

Empat Pilar Tumbuhkan Semangat Nasionalime dan Patriotisme


Brebes. Radardesa.com - Pesantren, selain mendalami keagamaan secara masif, tetapi empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan Undang-undang Dasar 1945 harus terus ditanamkan ditubuh santri. Jangan sampai santri  tidak mengindahkan 4 Pilar Kebangsaan tersebut, yang mengakibatkan turunnya jiwa dan semangat nasionalisme dan patriotisme.

Pesan tersebut disampaikan anggota DPR RI Nur Nadlifah pada ratusan Pengasuh Pondok Pesantren se Kabupaten Brebes, di Hotel Anggraeni Jatibarang, Brebes, Sabtu (23/11) lalu. Nur Nadlifah menegaskan, bahwa falsafah negara Pancasila sebagai dasar negara, dan juga menjadi alat pemersatu bangsa. “Sebab nilai yang tertuang dalam pancasila memang diperuntukkan untuk masyarakat Indonesia yang heterogen,” ucapnya.

Yang anti Pancasila, lanjutnya akan menjadi radikal. Karena tidak mengakui Pancasila sebagai falsafah hidup dalam bernegara dan berbangsa, yang sarat dengan muatan nilai. “Dengan Pancasila, menjadi salah satu cara untuk menangkal dan memproteksi masyarakat dari paham-paham radikal,” tandas Nadlifah.

Nur Nadlifah, mengajak para pengasuh pondok pesantren jangan jemu menanamkan nilai-nilai aqidah, nilai-nilai kepribadian bangsa, baik sebagai individu, kelompok maupun pemimpin. Indonesia ini dibangun diatas keragaman, terdiri dari beragam suku, budaya, agama, ras dan bahasa, jadi tidak bisa dipaksakan menjadi satu agama, dengan dalih agama pula.“Pancasila sudah Islami sekali,” tandas Nur Nadlifah yang juga kader PP Fatayat NU.

“Pancasila merupakan desain yang sempurna yang dibuat para pendiri bangsa ini untuk menjaga kebhinekaan bangsa ini. Jangan sampai justru perbedaan dan keragaman ini menjadi pertentangan untuk melalukan tindakan radikal dan teror,” tambahnya.

Untuk itu, Pengasuh pesantren saat ini menghadapi tantangan ideologi dalam upaya melestarikan nilai-nilai Pancasila. Di samping itu, untuk menjaga keutuhan NKRI dengan berusaha menghilangkan gerakan-gerakan radikal.

Pengasuh Ponpes yang tergabung dalam Forum Perkumpulan Para Pengasuh Pondok Pesantren Kab. Brebes itu tampak antusias selama sosialisasi berlangsung. Salah seorang peserta Rojikin mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut dan berjanji akan menularkan ilmunya kepada santri asuhannya. (Wasdiun - Dasuki)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar