Jangan Panik, Begini Penanganan Awal Saat Tabung Gas Bocor - RADARDESA

BREAKING

Jumat, 29 November 2019

Jangan Panik, Begini Penanganan Awal Saat Tabung Gas Bocor




Tegal - Kebocoran tabung gas jadi salah satu penyebab kebakaran yang sering terjadi. Nyatanya, penanganan jika terjadinya kebakaran yang disebabkan kebocoran tabung gas tak terlalu susah.

Budi Prakasa tim demontrasi PT. Gasindo Alam Semesta mengatakan, modal awal yang harus dipunyai waktu kebakaran tabung gas yaitu ketenangan. Kebocoran tabung gas biasanya diketahui karena menimbulkan bau yang tercium.

"Langkah awalnya itu, biasanya kejadian ketika tercium bau gas, tidak perlu panik. Segera cabut regulator yang ada di tabung gas. Setelah itu buka pintu dan ventilas agar gas keluar," kata Budi saat melaksanaan demontrasi di depan prajurit Kodim 0712/Tegal, Jumat (29/11/2019).

Dia menjelaskan, ketika tercium bau gas, kita tidak diperkenankan untuk melakukan kontrak listrik seperti menyalakan lampu lewat kontak. Sebab, kontak listrik dapat menjadi pemicu munculnya api.

"Jangan sekali-kali nyalakan stop kontak listrik. Kalau lagi mati, biarkan mati. Jangan dinyalakan. Karena kontak listrik dapat memicu gas yang sudah ada di dalam ruangan. Makanya, segera cabut regulator," ujarnya.

Sama seperti cara penanganan jika baru tercium bau gas. Penanganan kebakaran jika api sudah menyala ialah tidak panik dan mencabut regulator atau puntir setengah pintu ventilasi tombol hitam yang berada di kepala regulator  yang ada di tabung gas.

Kopda Rabini selaku peserta uji coba demontrasi mengatakan, dengan adanya uji demontrasi cara mengatasi kebakaran pada kompor gas dari tim demontrasi PT. Gasindo Alam Semesta Purwokerto, jadi tau cara mengatasi kebakaran pada tabung gas yang sering terjadi perumahan-perumahan yang biasanya dikerjakan oleh ibu-ibu rumah tangga.
Dengan adanya demontrasi ini pada intinya kita tidak boleh takut dan berusaha kita tenang jangan panik pada waktu kejadian kebakaran berlangsung segera matikan regulator atau cabut kepala legulator tersebut agar kebakaran yang di kompor tidak merembet ke yang lainnya. (Nrs*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar