Gubernur Jateng buka Peda KTNA ke-7 Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019 di Lebaksiu - RADARDESA

BREAKING

Rabu, 13 November 2019

Gubernur Jateng buka Peda KTNA ke-7 Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019 di Lebaksiu

Lebaksiu - Bertempat di Taman Tekhnologi Pertanian (TTP) Desa Kesuben Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal Gubernur Jawa Tengah (Bpk. H. Ganjar Pranowo SH, M. Ip) beserta rombongan menghadiri Pembukaan Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-7 Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019. Selasa (12/11)

Hadir juga dalam kegiatan tersebut diantaranya Bupati Tegal Dra Hj Umi Azizah, Aster Kodam IV/Dip Kolonel Inf Jaelan S. Ip, Kasiter Korem 071/WK Letkol Inf Sapto Broto SE, Dandim 0712/Tegal diwakili Pasiterdim 0712/Tegal Kapten Inf Sokib Setiadi, Kapolres Tegal diwakili Waka Polres Kompol Heru Budiharto SIK, Kepala perwakilan Bank BI Kota Tegal M. Taufik Amrozi, Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jateng dan DIY Moch. Triyono serta pimpinan OPD dilingkungan Pemprov Jateng dan Kabupaten Tegal.
Bupati Tegal atas nama pemerintah daerah, mewakili seluruh elemen masyarakat Kabupaten Tegal mengucapkan selamat datang kepada Gubernur beserta rombongan dan segenap tamu undangan di Taman Teknologi Pertanian (TTP) Kesuben. “ Apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja mempersiapkan segala sesuatunya sehingga semuanya bisa berjalan baik, sukses dan lancar. Mudah-mudahan pula perhelatan KTNA ke-7 ini mampu membawa perubahan dan terobosan untuk meningkatkan daya saing pertanian dan industri pangan kita”, ucapnya.
“Alhamdulillah, melalui kerjasama sinergis sejumlah pihak, termasuk dukungan subsidi dari Bank Indonesia, luas tanam bawang putih kita untuk pembibitan varietas lokal terus bertambah dari semula berupa Demplot seluas 3.000 meter persegi di tahun 2015 kini berkembang menjadi 500 hektare, 120 hektare diantaranya di-support oleh Bank Indonesia”, ungkap Bupati.
Ketua Panitia/Asisten 1 Bidang pemerintahan Kab Tegal Dadang Darusman juga menjelaskan bahwa PEDA KTNA Provinsi Jawa Tengah merupakan forum pertemuan petani-nelayan dan hutan sebagai wadah kegiatan belajar mengajar, tukar menukar informasi dan pengalaman, serta pengembangan kemitraan dan jejaring kerjasama antara para petani-nelayan dan hutan, peneliti, penyuluh, pihak swasta dan pemerintah sehingga dapat membangkitkan semangat, tanggungjawab, serta kemandiriannya sebagai pelaku utama pembangunan pertanian, perikanan, dan kehutanan di Jawa Tengah.
Gubernur Jawa Tengah dalam sambutanya menyampaikan Peda KTNA ini sekaligus untuk seleksi dan mempersiapkan Jawa Tengah dalam Pekan Nasional KTNA tahun ini di Padang, dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2018 yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik didapatkan data petani miskin di Indonesia adalah 13,1%. Dari seluruh penduduk miskin di Indonesia, 49% menggantungkan hidup dari sektor pertanian.
Berdasarkan berbagai data, permasalahan dan tantangan itulah, kemudian Pemprov Jateng terus berusaha mencari solusi dan bergerak membuat langkah  langkah inovatif dalam rangka memajukan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan para petani. Kita telah mempunyai Perda No. 5 tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pem-berdayaan Petani Jawa Tengah. (ats)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar