Prajurit Brebes Diuji Kemampuan Jabatannya - RADARDESA

Rabu, 19 Februari 2020

Prajurit Brebes Diuji Kemampuan Jabatannya

Brebes, Radardesa.com – Kodim 0713 Brebes menggelar Uji Terampil Perorangan (UTP) Jabatan, untuk menguji kemampuan masing-masing prajurit dan Babinsa berdasarkan jabatan yang diembannya.

Kegiatan selama dua hari ini (19-20/2), dilangsungkan di Desa Lemah Abang, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, wilayah Koramil 04 Tanjung.


“UTP Jabatan ini untuk mengukur dan mengetahui sejauh mana tingkat kemampuan dari hasil latihan yang telah dilakukan secara bertingkat dan berlanjut yaitu UTP Umum dan Latorjab (Latihan Perorangan Jabatan," jelas Pasi Ops Kodim, Kapten Kavaleri Eko Rudiyanto, Rabu (19/2/2020).

Dijelaskannya lanjut, untuk jabatan teritorial yang diujikan meliputi Bintara Tinggi (Bati), Babinsa, Bamin dan Tayanrad. Selain itu juga untuk jabatan dengan kualifikasi khusus/tertentu yang merupakan prajurit intelijen.

Masih menurutnya, ujian ini merupakan sarana utama dalam membina dan melatih prajurit selaku aparat kewilayahan sesuai jabatan dan tugas yang diembannya. Juga untuk menjadikan prajurit yang lebih disiplin, solid, serta berwawasan lebih luas. Pasalnya, kesiapan dan kecakapan tersebut, sangat diperlukan dalam mendampingi berbagai kegiatan di desa binaannya.

"Dengan uji kemampuan ini diharapkan masing-masing prajurit mampu mengembangkan/mengaplikasikan ide-idenya dalam membina desa sesuai tupoksinya sehingga menjadi aparat teritorial yang berkualitas dan profesional," pungkasnya.

Sementara dijelaskan Komandan Latihan (Danlat), Kapten Infanteri Yatno yang merupakan Danramil setempat, para peserta diujikan di 7 pos dengan masing-masing pos terdiri dari 2 orang penguji.

“Untuk pelaku dengan jabatan Babinsa akan diujikan di 3 Pos. Untuk jabatan Bintara Tinggi, Bintara Administrasi (Bamin) dan Bintara dengan kualifikasi tertentu, masing-masing satu pos. Sedangkan yang berkualifikasi inteligen 1 pos,” jelasnya.

Ditambahkannya, untuk ujian Babinsa selaku sasaran utamanya adalah meliputi kemampuan pengumpulan data teritorial, pembinaan komunikasi sosial, pembinaan karya bakti, pembinaan perlawanan wilayah dan pembinaan jaring informasi. Itu semua harus mampu dilakukan di masing-masing desa binaannya. (Aan/Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar